Rabu, 05 Agustus 2020

KISAH RUQYAH : 7 LEVEL INDIGO YANG MENYERAMKAN

Pembaca yang budiman,

Kisah kali ini kami dapatkan dari salah satu pasien yang kami ruqyah pada bulan Romadhon 1441 H kemarin. Sebutlah namanya Sandi. Awalnya dia tertarik pada salah satu temannya perempuan yang indigo, Wati. Dia tertarik karena Wati bisa menerawang orang, mengetahui dunia lain, bahkan bisa memprediksi kejadian yang akan datang, juga beberapa ilmu sakti lainnya.

Lalu Sandi mengutarakan isi hatinya pada Wati bahwa ia ingin ikut belajar agar bisa juga memiliki ilmu seperti Wati.

“Oke, tapi kamu harus sanggup melewati 7 level belajarnya yah..!!” jawab Wati.

Sebenarnya Sandi itu baik dan agamis, dia menganggap ilmu yang didapatkan Wati itu tidak bertentangan dengan syariat Islam, karena hanya mengamalkan dzikir-dzikir tertentu dan wiridan. Ternyata itu hanya berlaku di level 1 dan 2. Ketika Sandi mulai masuk di level ke 3, maka segala bentuk dzikir dan wirid nya sama sekali tidak ada bahasa arab alias menggunakan kejawen (bahasa jawa) semuanya.

Di sinilah Sandi mulai bertanya-tanya,

“Betulkah semua ilmu yang didapatkan dari Wati itu sesuai syariat Islam atau mungkin ada yang menyimpang yah?” tanya Sandi dalam hatinya.

Akhirnya pada suatu hari Sandi mendapatkan jawaban dan dia berhenti total dari semua ritual dan level yang belum dia lakukan. Saat itu Sandi diminta oleh Wati untuk melakukan ritual mengerikan dan nyeleneh, yaitu

Rabu, 22 Januari 2020

PENGOBATAN ASAM URAT YANG BAIK

Pembaca yang budiman,

Pengobatan ASAM URAT yang baik:
1. Jangan terlalu banyak minum obat kimia penurun asam urat karena menyebabkan kerusakan pada ginjal.
2. Herbal paling baik untuk asam urat adalah daun salam (3-5 lembar+1 gelas).
3. Buah terbaik yaitu sirsak dan apel.
4. Hindari makanan mengandung purin : seafood, ayam, daging, jeroan dan telor. Ganti dengan ikan.
5. Hindari sayuran berwarna hijau tua, perbanyak wortel, kentang, terong, labuh siyem, sawi putih.
6. Minum air putih sebanyak mungkin untuk membantu detoxifikasi.
7. Rutinkan puasa sunnah dan berbekam tiap bulannya.
orang gemuk lebih mudah kena asam urat daripada orang kurus, karena lemak dalam tubuhnya itu menghambat pengeluaran asam urat.
(dr. Agus Rahmadi)

Konsultasikan kesehatan anda pada kami, baik medis/non medis :
whatsapp (0856-4266-3163)
(Agung Al-Mumtazy)

Melayani Terapi :
1. Ruqyah Syar'iyyah
2. Bekam / Hijamah
3. Gurah Hidung
4. Totok Punggung
5. PAZ (Pengobatan Akhir Zaman)
6. STOP Candu
7. Obat-obat Herbal Penunjang Terapi

Sabtu, 05 Oktober 2019

3 Jenis Dengki, Waspadalah !!!


Pembaca yang budiman, ada 3 kedengkian menurut Imam Ibnu Rojab. Beliau menjelaskan kitabnya Jami’ul Ulum wal Hikam:
“Kedengkian itu sesuatu yang ditetapkan dalam tabiat manusia. Itu artinya manusia tidak suka ada orang lain yang lebih tinggi dari dirinya dalam hal keutamaan-keutamaan. Dalam hal kedengkian, manusia terbagi menjadi 3 golongan :

1.       Golongan pertama adalah orang dengki yang berusaha melenyapkan nikmat yang ada di orang yang dia dengki. Dia melakukan perbuatan jahat kepada orang tersebut baik dengan perkataan maupun perbuatan. Di tingkat ini ada dua macam:
   a. Orang dengki yang berusaha memindahkan nikmat orang lain pada dirinya.
   b. Orang dengki yang berusaha melenyapkan nikmat orang lain saja, tanpa memindahkan pada dirinya. Tipe ini yang terbanyak, ini adalah dengki yang tercela lagi dilarang. Ini jenis dengkinya Iblis kepada Nabi Adam AS.  Iblis memandang Adam AS telah mengungguli malaikat, disebabkan Adam telah Allah ciptakan langsung dengan tangan-Nya dan para malaikat bersujud kepadanya. Allah juga telah mengajari nama-nama segala sesuatu kepada Adam dan menempatkannya di sisi-Nya. Karena itulah Iblis terus menerus berusaha mengeluarkan Adam dari surga. Sehingga akhirnya Adam pun terusir dari surga.

2.       Golongan kedua adalah orang yang dengki terhadap nikmat yang ada di orang lain. Tetapi dia tidak mengikuti rasa dengkinya itu dengan melakukan perbuatan jahat kepada orang yang didengki, baik dengan perkataan maupun perbuatan. Dia ingin memperoleh kelebihan-kelebihan seperti yang ada pada orang lain melalui usaha dan berharap bisa seperti orang tersebut. Dia pun tidak memiliki keinginan agar nikmat orang lain itu lenyap. Dengki yang semacam ini lebih tepat disebut ghibthoh. Disebut dengan hasad (dengki) hanyalah sebuah gaya bahasa. Gaya bahasa semacam ini disebut dengan isti’aroh.
Apabila kelebihan-kelebihan yang dia inginkan itu dalam masalah keduniaan, maka tidak ada kebaikannya. Namun apabila yang dia inginkan itu kelebihan-kelebihan dalam masalah agama, maka hal itu baik. Karena Nabi Muhammad SAW pun menginginkan mati syahid di jalan Allah berulang kali.

3.       Orang dengki golongan yang ketiga adalah orang yang apabila mendapati dalam dirinya ada rasa dengki, dia berusaha menghilangkan rasa itu. Berbuat baik kepada orang yang didengki dengan berusaha memulai berbuat baik lebih dulu. Mendoakannya, menyebarkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh orang yang dia dengki dan berusaha mencintai orang yang didengkinya karena muslim yang dia dengki itu lebih baik dan lebih utama dari dirinya. Perbuatan semacam ini termasuk wujud ketinggian derajat iman yang dimilikinya. Pemilik karakter yang semacam ini adalah mukmin yang sempurna yang mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.

Pembaca yang budiman,
Semoga Allah Ta’ala menjaga kita dan keluarga kita dari sifat yang buruk ini dan menjadikan hati kita lapang dan senantiasa mendoakan kebaikan bagi sesama kaum muslimin, aamiin...

Senin, 08 April 2019

BISMILLAH, SAYA BISA TAHAJJUD !!!

Pembaca yang budiman,

Seringkali kita berjanji dalam hati untuk bisa menjalankan ibadah sunnah yang mulia ini. Namun, selalu saja ada alasan untuk meninggalkannya yang terkadang tak masuk akal. Padahal sejatinya, alasan-alasan yang muncul dari dalam hati kita itu hanyalah bentuk dari kemalasan yang dipelihara.
Bertahun-tahun sudah mimpi untuk bisa shalat Tahajjud secara rutin tak pernah terealisasi dan kita sering menyesal atas kelalaian itu. Padahal, tak habis-habisnya nasihat dan motivasi telah kita dengar dan baca.

Maka, yakinkan dulu diri kita bahwa kita mampu melaksanakan Tahajjud selama 90 hari penuh tanpa henti seharipun. Kita yakin akan SUKSES melakukan hal itu. GAGAL banyak disebabkan karena kita YAKIN GAGAL dan SUKSES banyak disebabkan karena kita YAKIN SUKSES.
Untuk itu, mulailah bertanya kepada diri kita sendiri. Berikut ada 30 pertanyaan untuk menyadarkan kita dan mampu menaklukkan rasa malas, kantuk dan berjuta alasan lainnya.

1.       Apa yang saya inginkan dari Tahajjud?
2.       Untuk apa saya harus Tahajjud?

Selasa, 06 November 2018

APA OBSESIMU ?!

Sahabat yang berbahagia,
Dalam dunia ruqyah, terkadang kita merasa kesulitan dalam mengeluarkan diri kita dari sumber masalah karena kita tidak memahami apa yang terjadi dalam jiwa kita. Masalah-masalah yang terjadi, sesungguhnya terjadi pada saat jiwa telah memburu selain Allah SWT. Sesuatu yang telah menguras pikiran, energi, waktu dan segala yang kita miliki. Karena sesuatu itu, kita berkorban lebih dan berjuang lebih. Yang seharusnya hal itu hanya untuk Allah SWT sebagai Robb kita dan Islam agama kita.


قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ [٩:٢٤]
Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik."

Segala sesuatu yang diburu dan menjadi puncak kecenderungan hati maka dia akan menjadi sumber masalah.Sesuatu yang paling diburu, justru menjadi derita di kemudian hari. Mengapa? Karena kita memposisikan dia itu lebih dari Allah SWT dan RasulNya.

Senin, 06 Agustus 2018

DAHSYATNYA TOTOK PUNGGUNG !!!

APA ITU TOTOK PUNGGUNG ??

Totok punggung sejatinya adalah suatu metode pengobatan yang dilakukan dengan cara memberikan stimulan berupa penotokan pada titik atau simpul syaraf tertentu yang terpusat di area punggung, yang mana titik tersebut terkoneksi langsung dengan keluhan penyakit atau organ yang sedang mengalami gangguan. Terapis hanya akan melakukan penotokan di bagian punggung tanpa menyentuh bagian tubuh atau organ yang bermasalah.

KENAPA HANYA DI PUNGGUNG ??

Punggung adalah pusat syaraf dan pusat penyumbatan. Maka punggung sejatinya adalah terminal utama aliran darah. Teori sederhananya, 'suatu penyakit akan terjadi apabila aliran darah tidak lancar, sementara pusat peredaran darah itu adalah di punggung. Jadi untuk tetap sehat, area punggung harus steril dari penyumbatan.'

PENYAKIT APA SAJA YANG BISA DISEMBUHKAN ??

Dengan izin Allah SWT tentunya, hampir semua penyakit bisa disembuhkan (diterapi) dengan totok punggung. Mulai dari penyakit ringan seperti batuk, pilek, flu, demam hingga penyakit yang tergolong berat seperti diabetes, kanker, tumor, serangan jantung, stroke, syaraf kejepit, dan lain-lain. 

MAU COBA TERAPI TOTOK PUNGGUNG ??
Silahkan janjian via whatsapp :
0856-4266-3163
(Agung Al-Mumtazy)

Jumat, 20 Juli 2018

Waspada 'Ain dan Hasad di Sekitar Anda

Penjelasan awal tentang penyakit ‘ain ini ada pada tulisan kami :

‘Ain ini berpengaruh melalui jiwa yang buruk. Hal itu seperti ular yang mengeluarkan racunnya ketika dia menggigit dan mematuk. Nah dalam kasus ‘ain, racun itu terbentuk melalui kemarahan dan keburukan. Lalu terjadilah proses pembentukan racun di dalam jiwanya dan berpengaruh pada orang yang dipandang. Boleh jadi, karena begitu kuatnya proses terbentuknya racun itu pada satu jiwa tertentu, sehingga cukup dengan pandangan, maka ia bisa membutakan mata dan menggugurkan kandungan.

Doktor Fahd bin Dhouyaan As-Suhaimi berkata, “Tidak ada penjelasan dari syariat tentang bagaimana cara ‘ain bisa menimpa. Kita juga tidak dituntut untuk mengetahuinya. Tidak juga dituntut untuk beribadah dengan hal itu. Segala sesuatu yang telah diberitahukan oleh Allah SWT, kita wajib mengimaninya dan menerimanya, walaupun kita belum mampu memahami hikmah atau proses terjadinya. Dan jika telah diketahui proses terjadinya, maka hal itu menjadi penguat iman kita. Yang demikian itu adalah kebaikan di atas kebaikan.”

Apa itu Penyakit Hasad ??
 Imam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata, “Hasad adalah salah satu diantara penyakit jiwa. Mayoritas manusia terkena penyakit ini. Bahkan bisa jadi tidak ada jasad yang terlepas dari penyakit hasad. Hanya saja, orang pencela itu gemar mengungkapkannya sedangkan orang mulia itu berusaha menyembunyikannya dan menahannya. Barangsiapa mendapati pada dirinya ada dengki (hasad) pada orang lain, maka wajib baginya bertakwa dan bersabar serta membenci adanya hasad tersebut.”

Jumat, 15 Juni 2018

1 SYAWAL 1439 H

Kami segenap keluarga besar Ruqyah Bekam Tegal mengucapkan :
TAQOBBALALLAHU MINNAA WA MINKUM
KULLU 'AAM WA ANTUM BIKHOIR
Semoga Allah SWT menerima semua ibadah kita di bulan Romadhon kemarin dan memberi balasan berlipat ganda dari sisiNya, aamiin...


Untuk Info pelayanan kami, mulai saat ini :
> Mulai dari pukul 09.00 pagi hingga waktu Isya (setelah Isya tidak menerima pasien)
> Buka setiap hari kecuali Jum'at libur.
> Semua komunikasi dan janji terlebih dahulu via whatsapp, sms / tlp ke no. 0856-4266-3163


Kamis, 24 Mei 2018

BUANG SAMPAH JIWAMU, BAHAGIA HIDUPMU

Pembaca yang dirahmati Allah, 
Sepakat kah kita bahwa manusia senantiasa dalam bahagia selama dia taat kepada Allah dan terus beramal sholih? sepakat kah kita bahwa manusia senantiasa berada dalam masalah, musibah dan gelisah selagi dia terus berbuat dosa siang malam dan tidak sama sekali memohon ampun dan bertaubat?
Yuukk buang sampah !!!

 Jika kita semua sepakat dalam dua pertanyaan ini, maka bisa jadi kita pun sepakat dalam hal ke tiga yaitu siapa saja yang terlanjur telah terperosok dalam masalah, musibah dan gelisah yang tak kunjung menemukan jalan keluar maka hal itu disebabkan banyak sampah dalam jiwanya. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ [٣٠:٤١] 
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. Arruum 41)

مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ ۚ وَأَرْسَلْنَاكَ لِلنَّاسِ رَسُولًا ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا [٤:٧٩] 
Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi. (QS. Annisa 79)

Sederhananya, siapa saja yang sedang mengalami musibah, masalah, ujian dan cobaan dalam hidup ini, baik nampak maupun tidak, zhohir maupun batin, silahkan saja merenung terlebih dahulu...!! Selama ini kita telah berbuat apa saja hingga Allah yang Maha Adil sampai memberi masalah yang begitu berat bagi kita?! Nah, bisa jadi memang kita yang mungkin kurang ajar kepada Allah, selalu melalaikan shalat 5 waktu, ga pernah baca Al-Qur'an, jarang silaturahim, pelit sedekah, suka nyimpan dendam, suka emosi dan marah-marah, dll. Hayoooo, pada ngaku ga??! Itulah kurang lebih perumpamaan sampah dalam diri dan jiwa kita. bukan hanya menit, jam, hari bahkan berbulan-bulan dan bertahun-tahun kita dengan asyiknya menumpuk sampah-sampah dosa tanpa terpikirkan untuk segera dibuang. 

Pembaca yang budiman, 
Jika anda memiliki setumpuk plastik besar sampah kotor di rumah,  berapa lama lagi anda akan buang ke TPs (tempat pembuangan sampah) ?
Apa yang anda rasakan jika tumpukan sampah kotor dalam rumah anda itu dibiarkan selama berhari-hari bahkan selama sepekan tanpa dibuang ?
Yang pasti, cepat atau lambat rumah anda akan kedatangan tamu kecil yang tak diundang yaitu lalat. Yups, betul sekali, sampah itu lah yang mengundang datangnya lalat-lalat itu berdatangan memasuki rumah anda. Diri dan jiwa ini itulah sejatinya rumah kita. Sampahnya adalah noda dosa-dosa dan kesalahan yang kita lakukan. Sedangkan lalatnya adalah musibah dan masalah yang selalu datang menghampiri kita.

Maka sekarang, solusinya mulai nampak di depan mata. Kita hanya perlu mengidentifikasi sampah-sampah dalam jiwa kita untuk kemudian segera dibuang jauh-jauh. Bukan malah asyik mengusir si lalat-lalat ijo dan melupakan setumpuk sampah yang telah menggunung dan membusuk.

Lalu, bagaimana cara mengidentifikasi sampah-sampah jiwa itu ?
bagaimana juga cara yang terbaik dan tercepat untuk membuangnya ?
Ikuti terus tulisan di blog kami ini yah.... ^_^

Minggu, 11 Maret 2018

KONSULTASI RUQYAH SYAR'IYYAH


Ustadz, saya punya beberapa pertanyaan :

1. Apakah dalam Islam ada istilah ilmu hitam dan ilmu putih ?
2. Apakah benar jika kita menaruh garam di atas pintu dapat menetralisir kejahatan syetan, sebagaimana air laut menetralisir sampah yang mengalir dari sungai ?
3. Teman saya pernah bertanya ke dukun. Katanya teman saya harus diruwat dan harus memakai jimat yang akan diberikan jika berobat ke dukun tersebut. Bagaimana hukumnya menurut Islam ?
(Syahrul Hidayat)



Jawab :
Saudara dan saudariku seiman dan seakidah yang dirahmati Allah SWT, di manapun anda berada. Islam yang kita yakini kebenarannya dan yang menjadi pilihan kita untuk bernaung di bawah panji-panjinya adalah agama yang syamil dan mutakamil (sempurna dan menyeluruh). Dikarenakan Islam memiliki ciri khas yang demikian, maka Islam mewajibkan kepada semua pemeluknya untuk mencari ilmu semenjak manusia masih dalam buaian sampai ajal menjemput. Islam tidak hanya mewajibkan, akan tetapi juga memberi penghargaan yang setinggi-tingginya bagi orang-orang beriman dan berilmu.

Allah SWT berfirman di QS. Al-Mujadilah ayat 11 :
 يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ 
"...niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."